Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tutorial Uji Regresi Linear Sederhana Menggunakan SPSS

Setelah memahami konsep dan interpretasi regresi linear sederhana, tahap berikutnya adalah melakukan analisis menggunakan SPSS.

Pada tutorial ini, proses analisis dilakukan secara bertahap mulai dari memasukkan data, mengatur variabel, menjalankan regresi linear, melakukan pemeriksaan residual, hingga melihat hasil analisis pada output SPSS.

Catatan: Penjelasan mengenai pengertian, rumus, koefisien determinasi, uji t, dan interpretasi regresi linear dapat dibaca pada artikel Penjelasan Lengkap Regresi Linear Sederhana dengan SPSS.

Data yang Digunakan

Sebagai contoh, misalkan penelitian ingin mengetahui pengaruh Pengelolaan Stres Kerja (X) terhadap Kinerja Karyawan (Y).

Data yang digunakan terdiri dari dua variabel:

  • X = Pengelolaan Stres Kerja
  • Y = Kinerja Karyawan

Pastikan data sudah dimasukkan ke dalam SPSS sebelum analisis dilakukan.

1. Memasukkan Data ke SPSS

Buka aplikasi IBM SPSS Statistics, kemudian masukkan data penelitian pada bagian Data View.

Gambar 1. Data penelitian pada Data View SPSS

Pada Data View, setiap baris menunjukkan satu responden atau satu unit pengamatan, sedangkan setiap kolom menunjukkan variabel penelitian.

2. Mengatur Variabel pada Variable View

Setelah data dimasukkan, klik tab Variable View.

Atur nama dan tipe variabel sesuai dengan data penelitian.

Gambar 2. Pengaturan variabel pada Variable View

Contohnya:

NameLabelTypeMeasure
X    Pengelolaan Stres Kerja    NumericScale
Y    Kinerja Karyawan    NumericScale

3. Membuka Menu Regresi Linear

Setelah data siap, klik:

Analyze → Regression → Linear...

Pada kotak dialog Linear Regression, masukkan:

  • Variabel Y ke kotak Dependent
  • Variabel X ke kotak Independent(s)

Gambar 3. Memasukkan variabel ke dalam Linear Regression

Dalam contoh ini:

Dependent: Kinerja Karyawan (Y)

Independent(s): Pengelolaan Stres Kerja (X)

Untuk regresi linear sederhana, cukup terdapat satu variabel independen.

Jika penelitian memiliki lebih dari satu variabel independen, analisis tersebut sudah masuk ke regresi linear berganda.

4. Mengatur Plots

Sebelum menjalankan analisis, klik tombol Plots...

Gambar 4. Pengaturan Plots pada regresi linear

Pada bagian Scatterplots, masukkan:

  • *ZRESID ke Y
  • *ZPRED ke X

Kemudian centang:

  • Histogram
  • Normal probability plot

IBM SPSS menyediakan plot residual terstandarisasi terhadap nilai prediksi terstandarisasi untuk membantu memeriksa pola residual, linearitas, dan kesamaan varians. Histogram dan normal probability plot juga dapat digunakan untuk melihat distribusi residual.

Selanjutnya klik tombol Save...

Pada bagian Residuals, pilih: Unstandardized Kemudian klik Continue.

SPSS kemudian akan membuat variabel residual baru pada Data View. Variabel tersebut dapat digunakan untuk pemeriksaan residual lebih lanjut.

5. Melakukan Uji Normalitas Residual

Jika ingin melakukan pemeriksaan normalitas residual menggunakan One-Sample Kolmogorov-Smirnov, pilih:

Analyze → Nonparametric Tests → Legacy Dialogs → 1-Sample K-S...

Gambar 5. Membuka One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Kemudian masukkan variabel Unstandardized Residual ke dalam kotak Test Variable List.

Klik OK untuk menghasilkan output.

Dalam regresi, pemeriksaan distribusi residual dapat dilengkapi dengan histogram dan Normal P-P Plot. IBM SPSS juga menyediakan kedua grafik tersebut secara langsung melalui menu regresi.

Itulah langkah-langkah melakukan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS, mulai dari memasukkan data hingga melihat output dan pemeriksaan residual. Dengan mengikuti tahapan tersebut, proses analisis dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Posting Komentar untuk "Tutorial Uji Regresi Linear Sederhana Menggunakan SPSS"