Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Laporan Praktikum Pengantar Statistika: Penyajian Data Menggunakan Boxplot, Histogram, dan Stem and Leaf Plot

Dalam statistika deskriptif, data dapat disajikan dalam berbagai bentuk agar informasi yang terkandung di dalamnya lebih mudah dipahami. Beberapa metode penyajian data yang sering digunakan adalah boxplot, histogram, dan stem and leaf plot. Ketiganya memiliki karakteristik berbeda dalam menggambarkan distribusi, sebaran, serta pola data.




Melalui contoh soal berikut, kita akan berlatih menyajikan data menggunakan ketiga metode tersebut. Latihan ini diharapkan dapat membantu memahami cara menyajikan data secara visual serta menginterpretasikan informasi yang diperoleh dari setiap grafik.

Contoh Soal

Suatu survei dilakukan untuk mengetahui banyaknya telepon yang diterima oleh sampel pelanggan Southern Phone Company selama minggu lalu. Hasil survei tersebut disajikan dalam data berikut.

Data jumlah telepon yang diterima pelanggan:

52, 43, 30, 38, 30, 42, 12, 46, 39, 37, 34, 46, 32, 18, 41, 5.

Berdasarkan data tersebut, kerjakan pertanyaan berikut:
  1. Buatlah histogram untuk menggambarkan distribusi frekuensi data tersebut.
  2. Buatlah boxplot berdasarkan data jumlah telepon yang diterima pelanggan.
  3. Buatlah stem and leaf plot berdasarkan data yang tersedia.
Interpretasikan hasil penyajian data menggunakan ketiga metode tersebut.

Penyelesaian

1. Histogram





Gambar diatas menunjukkan Histogram dari survei mengenai banyaknya telepon yang diterima Pelanggan Southern Phone Company pada minggu lalu. Dari histogram di atas menggambarkan bahwa tingkatan paling besar yang di peroleh terletak antara 37.5 - 42.5, dan tingkatan yang terkecil yang di peroleh terletak antara 2.5 – 7.5, 7.5 - 12.5, 17.5 - 22.5, dan 47.5 - 52.5. Dari histogram di atas menunjukkan bahwa data yang di peroleh tidak berdistribusi normal karena histogram tersebut menjulur ke kiri dengan artian bahwa mean atau rata-rata yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan median dan modus ( mean < median dan modus ). Jika rata-ratanya lebih besar dari median dan modus ( mean > median dan modus ) maka histogram menjulur kekanan. Suatu data dikatakan normal apabila mean terletak ditengah kurva, artinya setiap data harus menyebar dimana kurva antara kiri dan kanannya seimbang. Namun untuk melihat kenormalan data dengan histogram belum bisa dijadikan suatu keputusan namun untuk meyakinkannya perlu dilakukan uji kenormalan data dalam statistika lanjut.


2. Boxplot





Gambar diatas menyatakan boxplot dari survei mengenai banyaknya telepon yang diterima Pelanggan Southern Phone Company pada minggu lalu. Boxplot menunjukkan bahwa data ini memiliki outlier (pencilan) yang ditandai dengan adanya bintang (*) pada boxplot yaitu 5. Garis tengah pada boxplot menyatakan nilai median atau nilai quartil tengah (Q2) yaitu 37. Batas paling bawah boxplot menunjukkan nilai quartil bawah (Q1) sebesar 30 dan batas paling atas menunjukkan nilai quartil atas (Q3) sebesar 42. Ujung garis atas menunjukkan nilai maksimum yaitu 52 dan ujung garis paling bawah menunjukkan nilai minimum yaitu 5. Garis perpanjangan dari Q1 ke nilai minimum dan garis perpanjangan dari Q3 ke nilai maksimum disebut whisker. Data diatas adalah data yang tidak simetris, karena median tidak berada di tengah kotak dan panjang whisker (garis maksimum dan minimum) juga berbeda.


3. Stem and Leaf





Stem and leaf diatas menyatakan data dari survei mengenai banyaknya telepon yang diterima Pelanggan Southern Phone Company pada minggu lalu. Stem and leaf ini menyebar dari 5 sampai 52 tanpa ada outlier (pencilan). Pada data diatas didapatkan bahwa data tersebut memiliki multimodus ( mempunyai lebih dari satu modus ) yaitu 30 dan 46 yang muncul sebanyak 2 kali pengulangan. data terendah dari data tersebut adalah 5 dan data tertingginya adalag 52, dengan nilai median yang didapatkan yaitu 37.5 dan nilai mean yang di dapatkan yaitu 34.06. deret data secara vertikal pertama dari margin kiri menunjukkan frekuensi data, sedangkan deret data vertikal kedua menunjukkan satu angka awal.

Demikian laporan praktikum Pengantar Statistika mengenai penyajian data menggunakan boxplot, histogram, dan stem and leaf plot. Melalui praktikum ini, diharapkan pembaca dapat memahami cara menyajikan data secara sistematis serta menginterpretasikan informasi yang diperoleh dari setiap bentuk visualisasi. Semoga laporan ini dapat menambah pemahaman dan menjadi referensi dalam mempelajari statistika deskriptif.

Posting Komentar untuk "Laporan Praktikum Pengantar Statistika: Penyajian Data Menggunakan Boxplot, Histogram, dan Stem and Leaf Plot"